Kesehatan

Apa yang Dimaksud dengan Autis?

Autisme atau dikenal sebagai autis ialah gangguan pada otak yang menyebabkan beberapa wilayah otak gagal berkoordinasi. Akibatnya, penderita autis kesulitan berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Meskipun demikian, jika diberikan pengobatan secara dini, gejala yang muncul akan berkurang. Bahkan, penderita autis juga akan mampu mencapai potensi-potensi mereka.

Gejala-Gejala Autisme

Terdapat beberapa gejala yang biasanya ditimbulkan oleh penderita autisme, yakni:

  1. Lambat ketika berbicara dan mempelajari sesuatu. Bahkan, terdapat anak autis yang tidak bisa berbicara sama sekali. Pada awalnya mereka seringkali didiagnosa tuli. Padahal, hasil tes pendengarannya menunjukkan normal.

  2. Memiliki minat dan perilaku berlebihan. Hal ini sangat nampak ketika bermain, mereka akan terfokus pada satu mainan saja. Selain itu, mereka juga sering menggerakkan tubuh secara berulang. Jika terjadi rutinutas, anak autis bisa berubah menjadi agresif.

Pengobatan Anak Autis

Pengobatan pada anak autis dilakukan melalui program intervensi dini. Program ini bertujuan agar tembok penghalang pada anak autis dapat ditembus. Diharapkan anak yang tadinya kesulitan berkomunikasi dan berperilaku dapat belajar untuk berinteraksi dengan orang sekitarnya. Terapi ini dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari menunjuk jari, menggunakan gambar, menggunakan bahasa isyarat, hingga menggunakan bahasa verbal.

Program intervensi dini memberikan pendidikan dan pengobatan pada anak di bawah usia 3 tahun. Anak-anak tersebut didiagnosis memiliki masalah fisik maupun kognitif. Program intervensi dini terdiri atas beberapa jenis, yakni:

  1. Terapi fisik dan okupasi

  2. Pendidikan dni

  3. Perangasangan sensorik

  4. Terapi wicara dan bahasa

Obat Anak Autis Hiperaktif

Tidak bisa dipungkiri, banyak anak autis yang menunjukkan gejala anak hiperaktif. Mereka cenderung gelisah, melakukan banyak gerakan, serta sulit untuk diam. Pada kondisi ini, anak autis hiperaktif juga harus diberikan pengobatan khusus. Pertama-tama, anak autis hiperaktif harus diberikan terapi di rumah. Misalnya seperti mempertanyakan setiap tindakan yang ia lakukan, menilai perilakunya, serta mencoba berdiskusi. Selain itu, pengobatan anak autis hiperaktif juga bisa dilakukan melalui suplemen otak. Suplemen yang terbuat dari bahan herbal ini membantu untuk memperbaiki kinerja sistem saraf. Jika dikonsumsi teratur, gejala autis hiperaktif pada anak akan berkurang.